Kalender Liturgi Katolik: Hari Raya Penampakan Tuhan 4 Januari 2025

Kalender Liturgi Katolik: Hari Raya Penampakan Tuhan 4 Januari 2025

Kalender Liturgi Katolik untuk Hari Raya Penampakan Tuhan

Hari Raya Penampakan Tuhan adalah salah satu perayaan penting dalam kalender liturgi Katolik. Pada hari ini, warna liturgi yang digunakan adalah putih, yang menggambarkan kebersihan dan kemuliaan Tuhan. Perayaan ini biasanya dirayakan pada tanggal 6 Januari, yang juga dikenal sebagai Hari Raya Tiga Rajah, karena mengingatkan kita akan kedatangan tiga orang bijak dari Timur yang datang untuk menyembah Yesus.

Bacaan-Bacaan Penting

Bacaan Pertama: Yesaya 60:1-6
Bangkitlah, menjadi teranglah, sebab terangmu datang, dan kemuliaan TUHAN terbit atasmu. Kegelapan menutupi bumi, dan kekelaman menutupi bangsa-bangsa; tetapi terang TUHAN terbit atasmu, dan kemuliaan-Nya menjadi nyata atasmu. Bangsa-bangsa berduyun-duyun datang kepada terangmu, dan raja-raja kepada cahaya yang terbit bagimu. Anak-anakmu laki-laki datang dari jauh, dan anak-anakmu perempuan digendong. Kelimpahan dari seberang laut akan beralih kepadamu, dan kekayaan bangsa-bangsa akan datang kepadamu.

Mazmur Tanggapan: Mazmur 72:1-2,7-8,10-11,12-13
Ya Allah, berikanlah hukum-Mu kepada raja dan keadilan-Mu kepada putera raja! Kiranya ia mengadili umat-Mu dengan keadilan dan orang-orang-Mu yang tertindas dengan hukum. Keadilan berkembang dalam zamannya dan damai sejahtera berlimpah sampai tidak ada lagi bulan. Kiranya semua raja sujud menyembah kepadanya, dan segala bangsa menjadi hambanya. Ia akan melepaskan orang miskin yang berteriak minta tolong, orang yang tertindas, dan orang yang tidak punya penolong; ia akan sayang kepada orang lemah dan orang miskin, serta menyelamatkan nyawa orang miskin.

Bacaan Kedua: Efesus 3:2-3a,5-6
Kamu telah mendengar tentang tugas penyelenggaraan kasih karunia Allah, yang dipercayakan kepadaku karena kamu. Rahasianya dinyatakan kepadaku dengan wahyu, seperti yang telah kutulis di atas dengan singkat. Yang pada zaman angkatan-angkatan dahulu tidak diberitakan kepada anak-anak manusia, tetapi yang sekarang dinyatakan di dalam Roh kepada rasul-rasul dan nabi-nabi-Nya yang kudus. Orang-orang bukan Yahudi, karena Berita Injil, turut menjadi ahli-ahli waris dan anggota-anggota tubuh dan peserta dalam janji yang diberikan dalam Kristus Yesus.

Injil Katolik: Matius 2:1-12
Setelah Yesus dilahirkan di Betlehem di tanah Yudea pada zaman raja Herodes, datanglah orang-orang majus dari Timur ke Yerusalem dan bertanya-tanya: "Di manakah Dia, raja orang Yahudi yang baru dilahirkan itu? Kami telah melihat bintang-Nya di Timur dan kami datang untuk menyembah Dia." Ketika raja Herodes mendengar hal itu, terkejutlah ia beserta seluruh Yerusalem. Maka dikumpulkannya semua imam kepala dan ahli Taurat bangsa Yahudi, lalu dimintanya keterangan dari mereka, di mana Mesias akan dilahirkan. Mereka berkata kepadanya: "Di Betlehem di tanah Yudea, karena demikianlah ada tertulis dalam kitab nabi: Dan engkau Betlehem, tanah Yehuda, engkau sekali-kali bukanlah yang terkecil di antara mereka yang memerintah Yehuda, karena dari padamulah akan bangkit seorang pemimpin, yang akan menggembalakan umat-Ku Israel."

Bacaan Khotbah (BCO):
Yesaya 60:1-22
Bangkitlah, menjadi teranglah, sebab terangmu datang, dan kemuliaan TUHAN terbit atasmu. Kegelapan menutupi bumi, dan kekelaman menutupi bangsa-bangga; tetapi terang TUHAN terbit atasmu, dan kemuliaan-Nya menjadi nyata atasmu. Bangsa-bangsa berduyun-duyun datang kepada terangmu, dan raja-raja kepada cahaya yang terbit bagimu. Anak-anakmu laki-laki datang dari jauh, dan anak-anakmu perempuan digendong. Kelimpahan dari seberang laut akan beralih kepadamu, dan kekayaan bangsa-bangsa akan datang kepadamu.

Makna Perayaan Hari Raya Penampakan Tuhan

Perayaan ini mengingatkan kita akan pentingnya membuka hati untuk menerima cahaya kebenaran dan kasih karunia Tuhan. Dengan hadirnya tiga orang bijak, kita diajak untuk merenungkan betapa besar kekuatan iman dan ketekunan dalam mencari kebenaran. Mereka datang dari jauh, mengikuti bintang yang mengarahkan mereka, dan akhirnya menemukan Sang Juruselamat.

Dalam perayaan ini, kita juga diajak untuk lebih peka terhadap kebutuhan sesama, seperti yang disampaikan dalam bacaan Mazmur 72, bahwa raja harus adil dan menjunjung keadilan bagi rakyatnya. Semua ini mengingatkan kita bahwa hidup seorang Kristen tidak hanya tentang pribadi, tetapi juga tentang memberi dan berbagi.

Perayaan Hari Raya Penampakan Tuhan menjadi momen yang sangat penting untuk merenungkan makna iman, kepercayaan, dan pengharapan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan memahami makna bacaan-bacaan tersebut, kita dapat lebih siap untuk menjalani hidup dengan penuh kebajikan dan kasih.

0 Response to "Kalender Liturgi Katolik: Hari Raya Penampakan Tuhan 4 Januari 2025"

Posting Komentar